Babinsa Communication With Foreign Tourists

0
17
Kabupaten Aceh Tenggara dengan ibukotanya di Kutacane memiliki banyak daya tarik pariwisata khususnya wisata alam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan bahari yang menarik untuk dikunjungi. Babinsa Sertu Jamaluddin anggota Posramil Deleng Pokhkisen jajaran Kodim 0108/Agara memberikan kenyamanan dengan melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama wisatawan asing Mr.Mannuel (31) asal turis dari Negara Jerman yang berwisata ke Indonesia. Senin (19/02)

Kutacane-Kabupaten Aceh Tenggara dengan ibukotanya di Kutacane memiliki banyak daya tarik pariwisata khususnya wisata alam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan bahari yang menarik untuk dikunjungi. Babinsa Sertu Jamaluddin anggota Posramil Deleng Pokhkisen jajaran Kodim 0108/Agara memberikan kenyamanan dengan melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama wisatawan asing Mr.Mannuel (31) asal turis dari Negara Jerman yang berwisata ke Indonesia. Senin (19/02)

Tugas rutinitas babinsa salah satu ujung tombak dari satuan terbawah yakni Koramil, sebagai sumber informasi di Lapangan dengan mendatangi tempat wisata yang merupakan tempat rekreasi turis dari berbagai dari belahan dunia yang tertarik dengan keindahan cagar alam nasional atau kawasan perlindungan flora dan fauna terbesar di Asia Tenggara dan diperkirakan ada sekitar 3.500 jenis flora di Taman Nasional Gunung Leuser ini.

Seperti yang dikatakan Babinsa dengan turis menggunakan bahasa inggris, memperkenalkan keindahan cagar alam TNGL meliputi berbagai keindahan terdapat beberapa jenis tumbuhan langka, antara lain dari jenis rafflesia yaitu rafflesia acehensis dan rafflesia zippelni. Diperkirakan di Taman Nasional Gunung Leuser terdapat sekitar 100 badak, 300 gajah dan 500 harimau serta lebih dari 300 spesies burung. Keberadaan Orang utan, Harimau, Badak dan Gajah yang merupakan hewan langka dan status Taman Nasional Gunung Leuser sebagai salah satu paru-paru dunia, maka kelestarian flora dan fauna di Taman Nasional Leuser harus dijaga. imbuhnya

Komsos berlanjut, Mr.Mannuel mengatakan dengan Army Indonesia khususnya Babinsa Ia mengaku, secara umum sangat meminati keasrian hutan yang masih alami dengan berbagai flora dan fauna yang tumbuh liar dan hidup di lahan Tanah Indonesia terdapat di Ketambe dengan menambah ilmu, keberadaanya rekreasi di Ketambe menghabiskan waktu selama 2 minggu lamanya.

Ia menambahkan, Sehingga kami sesudah pulang dari Indonesia dapat menuangkan ilmu dan mencerita betapa indahnya tempat wisata Indonesia kepada sanak saudara yang berada di Jerman. ujarnya.(Penrem 011)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.