ANTISIPASI LONJAKAN HARGA JELANG LEBARAN, BABINSA CEK HARGA PASAR

0
35
Guna antisipasi lonjakan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) jelang lebaran, Babinsa Ramil 01/Serba Jadi lakukan pengecekan rutin harga pasar. Pengecekan dilakukan oleh Serka Pramono dan Sertu Wahidin bertempat di Pekan Peunaron kecamatan Peunaron kabupaten Aceh Timur, rabu (30/5/2018).

Aceh Timur – Guna antisipasi lonjakan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) jelang lebaran, Babinsa Ramil 01/Serba Jadi lakukan pengecekan rutin harga pasar. Pengecekan dilakukan oleh Serka Pramono dan Sertu Wahidin bertempat di Pekan Peunaron kecamatan Peunaron kabupaten Aceh Timur, rabu (30/5/2018).

Dalam kegiatannya, Babinsa Ramil 01/Sbj tersebut sambangi pemasok jagung dan pedagang Sembako yang berjualan di pekan peunaron. Bermodalkan data harga sembako yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Timur, kedua Babinsa tersebut menjalankan aksinya dengan melakukan tanya jawab kepada para pedagang yang berjualan disekitar pekanan.

Serka Pramono mengatakan berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dari para pedagang, harga Sembako dan harga Pangan di Pekanan Peunaron masih tergolong stabil. Meskipun ada sedikit perbedaan, namun tidak terlalu signifikan. Hal itu bisa disebabkan karena upah angkut dan pemasok bahan yang didatangkan dari luar, jelasnya.

Adapun data harga yang didapat dari pedagang seperti beras ramos dan beras sumber tani (ST) Rp 150.000,-/sak, beras kuku balam Rp 145.000,-/sak, sedangkan gula pasir Rp 13.000,-/kg dan gula merah Rp 18.000,-/kg. Selanjutnya sayuran tomat dan wortel masing-masing Rp 8.000/kg dan kentang Rp 14.000,-/kg. Sementara bawang merah Rp 33.000,-/kg dan cabe merah Rp 35.000,-/kg.

Harga ikan di pekan peunaron juga bervariasi, diantaranya ikan tongkol Rp 20.000,-/kg, ikan gergak Rp 30.000,-/kg dan ikan gembung Rp 32.000,-/kg. Harga daging sapi juga masih stabil diangka Rp 150.000,-/kg, daging ayam potong berkisar antara Rp 25.000,- hingga Rp 30.000,-/ekor sedangkan daging ayam kampung mulai dari Rp 35.000, sampai Rp 40.000,-/ekornya, rinci Pramono lagi.

“Kami sebagai Babinsa di wilayah kecamatan Peunaron ini juga melakukan himbauan kepada para pedagang agar selalu memberikan harga jual yang layak kepada pembeli atau konsumen khususnya Sembako yang sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat banyak. Jangan karena menjelang Lebaran Idul Fitri para pedagang menaikkan harga seenaknya hingga mencekik leher para pembeli, semua ada aturannya jangan rusak harga pasar”, pungkas Babinsa berpangkat Sersan Kepala itu.(Penrem 011)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.